Perlukah Menggunakan Dot Bayi Untuk Bayi Yang Baru Lahir?

Ketika menjadi orangtua, khususnya untuk yang pertama kali. Tentu banyak hal yang harus dipelajari. Salah satunya adalah penggunaan dot bayi. Biasanya pola asuh orangtua akan dipengaruhi oleh keluarga. Bisa ibunya atau nenek si bayi, atau keluarga yang lain yang lebih dulu memiliki bayi. Hal ini adalah lumrah. Akan tetapi si ibu juga harus sadar, bahwa jaman telah berubah. Selain itu, tidak semua hal yang dapat dilakukan pada bayi lain dapat dilakukan pada bayi kita sendiri.
Maka dalam hal penggunaan dot untuk bayi, ibu baru juga harus memiliki alasan yang sesuai dengan kebutuhan bayinya. Apakah memang diperlukan atau tidak. 
Google Images
Berikut ini beberapa alasan ibu menggunakan dot:
Karena ibu adalah ibu bekerja.
Hanya dipakai sesekali untuk memudahkan bayi tidur.
Digunakan pada saat bayi diajak naik pesawat.
Untuk mengurangi nyeri ketika ada tindakan medis pada bayi.
Dari beberapa alasan diatas, pada dasarnya beberapa hanya bersifat unconditional atau jarang-jarang. Kecuali untuk alasan pertama. Biasanya ibu bekerja yang memutuskan menggunakan dot adalah yang ingin memberikan ASI Perah eksklusif kepada bayinya. WHO menyarankan untuk menggunakan pipet atau sendok pada si bayi agar dia tidak mengurangi kebiasaannya menyusu pada ibu. Faktanya, kadang hal ini sulit dipraktekkan. Sehingga dipilihlah menggunakan dot bayi untuk memberikan ASIP. Jadi, ibu baru sudah bisa menentukan bukan kapan akan menggunakan dot? 

Memilih Dot Bayi Untuk Botol Susu Agar Bayi Tidak Bingung Puting
Setiap bayi yang baru lahir, adalah anugerah. Memberikan yang terbaik adalah keinginan setiap ibu. Maka memilih dot bayi yang sesuai menjadi salah satu cara ibu untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya. Mengapa demikian? Saat ini dunia kedokteran menyarankan agar ibu memberikan ASI ekslusif, atau ASI saja selama 6 bulan pertama usia anak. Tidak perlu ada tambahan makanan lain atau susu formula. Tentu hal ini mudah bagi ibu yang tidak bekerja. Tapi akan menjadi dilemma bagi ibu bekerja. 

Banyak kekhawatiran yang muncul dari ibu bekerja dan berencana memberikan ASI eksklusif. Yang utama tentunya adalah takut bayi tidak dapat menyusu pada ibunya sendiri atau bingung puting. Jika ini yang terjadi, maka rangsangan pada puting tentu akan berkurang sehingga ASI tidak keluar lagi. Agar hal ini tidak terjadi, maka ibu harus berjuang ekstra memilih dot untuk bayi yang cocok sehingga si bayi tidak mengalami bingung putting ketika ASI diberikan melalui botol. 

Beberapa pertimbangan dalam memilih botol susu dan dot bayi agar tidak bingung puting antara lain sebagai berikut:
- Perhatikan dengan benar bentuk dot bayi tersebut. apakah memiliki bentuk yang mirip dengan putting susu ibu dan apa bahannya. Lebih baik menggunakan dari bahan silicon daripada bahan lateks.
- Biasanya masing-masing botol susu dan dotnya memiliki cara atau aliran yang berbeda-beda ke mulut bayi. Pilih yang paling sedikit menyertakan adanya udara pada alirannya. Sehingga tidak membuat anak kolik atau kembung.


0 Response to "Perlukah Menggunakan Dot Bayi Untuk Bayi Yang Baru Lahir?"

Posting Komentar